Jumat, 30 September 2011

pentingnya bahasa dalam tatanan kehidupan bermasyarakat

melanjutkan artikel saya yang sebelumnya, Sekarang kita masuk pada pembahasan yang kedua, yaitu tentang pentingnya bahasa indonesia dalam tatanan kehidupan bermasyarakat.

Seperti yang sudah saya singgung pada pembahasan pertama, bahwa dinegara kita ini memiliki begitu banyak ragam bahasa yang berbeda-beda. Maka dari itu kita perlu sebuah bahasa yang sama untuk berkomunikasi sesama masyarakat Indonesia pada umumnya, yaitu bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia secara resmi diakui sebagai bahasa nasional pada saat Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Penggunaan bahasa Melayu sebagai bahasa nasional merupakan usulan dari Muhammad Yamin, seorang politikus, sastrawan, dan ahli sejarah. Dalam pidatonya pada Kongres Nasional kedua di Jakarta, Yamin mengatakan bahwa : “Jika mengacu pada masa depan bahasa-bahasa yang ada di Indonesia dan kesusastraannya, hanya ada dua bahasa yang bisa diharapkan menjadi bahasa persatuan yaitu bahasa Jawa dan Melayu. Tapi dari dua bahasa itu, bahasa Melayulah yang lambat laun akan menjadi bahasa pergaulan atau bahasa persatuan.

Secara Sosiologis kita bisa mengatakan bahwa Bahasa Indonesia resmi di akui pada Sumpah Pemuda tanggal 28 Onktober 1928. Hal ini juga sesuai dengan butir ketiga ikrar sumpah pemuda yaitu “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.” Namun secara Yuridis Bahasa Indonesia diakui pada tanggal 18 Agustus 1945 atau setelah Kemerdekaan Indonesia.
Bahasa Indonesia sendiri sudah banyak dirubah, hal ini demi memeudahkan penggunaan bahsa Indonesia itu sendiri dan telah sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan), berikut adalah beberapa perubahan kata dan / atau huruf pada bahasa Indonesia.

tj berubah menjadi ch dan sekarang menjadi c
dj berubah menjadi j dan sekarang menjadi j
ch berubah menjadi kh dan sekarang menjadi kh
nj berubah menjadi ny dan sekarang menjadi ny
sj berubah menjadi sh dan sekarang menjadi sy
j berubah menjadi y dan sekarang menjadi y
oe* berubah menjadi u dan sekarang menjadi u


Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang dapat menyatukan persatuan seluruh rakyat Indonesia, hal ini tentu sangat penitng untuk tatanan kehidupan masyarakat Indonesia sendiri.
Ada beberapa hal yang dapa mempengaruhi betapa pentingnya bahasa Indonesia terhadap tatanan hidup masyarakat, diantaranya :

1. Menurut fungsi dan peranan bahasa. Menurut fungsi dan peranan bahasa jelas bahwa bahasa Indonesia begitu penting dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, karena fungsi bahasa sendiri adalah sebagai alat komunikasi antar sesama anggota masyarakat, begitupun bahasa Indonesia yang merupakan satu bahasa yang telah ditetapkan sebagai bahasa komunikasi dinegara ini.

2. Menurut ragam bahasa (variasi bahasa), pada pembahasan pertama saya sudah meyinggung tentang betapa banyaknya ragam bahasa di Indonesia, hal ini membuat bahasa Indonesia begitu penting perannya dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. karena bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu bangsa dari ratusan bahasa yang ada dinegara ini.

3. Menurut EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) & tanda baca. Tanpa tan abaca dan EYD tentu kita akan sulit berbahasa Indonesia yang baik dan benar, karena bahasa Indonesia banyak dipengaruhi dari bahasa melayu. Hal ini menjadikan EYD dan tanda baca menjadi begitu peniting dalam tatanan kehidupan bermasyarakat karena dapat membantu kita bekomunikasi dan berinteraksi antar sesama masyarakat Indonesia.

Dari kedua pembahasan diatas saya mengambil kesimpulan, bahwa manusia dan bahasa sangat sulit dipisahkan, Karena bahasa begitu penting dalam kehidupan sehari-hari manusia yang dapat mempengaruhi manusia sebagai pengguna bahasa dan untuk membangun tatanan kehidupan bermasyarakat yang lebih baik.

referensi : widhiarso.staff.ugm.ac.id
id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Indonesia

Tidak ada komentar: